Back to browse | Visualization | New search | Cite | Add to list | Ask a librarian/feedback | Help

Wratsangka

Wratsangka adalah putra bungsu raja di Wirata, Prabu Matswapati, saudara Seta.

Dalam perang Baratayuda, sesudah Utara tewas, Wratsangka diangkat menggantikan sebagai panglima perang. Kemudian dia mati juga oleh Bisma.

Wratsangka bermata kedondongan, hidung dan mulut serba lengkap, berkumis dan berjanggut, rambut-kadal menek, bersunting bentuk sekar kluwih, berkalung bulan sabit, bergelang, berpontoh dan berkeroncong. Memakai kain kerajaan.

(Sumber: Sejarah Wayang Purwa. Hardjowirogo. Jakarta: Perpustakaan Perguruan Kementerian P.P. dan K., 1955)

Publisher: Lontar Foundation;

Created: 2014

Source Rights: Ki Purbo Asmoro

Manuscript Code: LF-Wratsangka.kl_P5091886.jpg

Other Views of This Image