Back to browse | Visualization | Pencarian baru | Cite | Tambah pada daftar | Tanya pustakawan / Saran | Bantuan

The Rape of Sukreni

Kekejaman, uang dan kisah sentimentil adalah unsur-unsur kekerasan di dalam cerita “Sukreni, Gadis Bali” ini. Ditulis pada tahun 1930 oleh A.A. Panji Tisna, seorang pewaris tahta kerajaaan dari dinasti kerajaan Buleleng di Bali. Novel ini adalah maha karya dari sang pengarang, yang masih dicetak sampai saat ini.
“Sukreni, Gadis Bali” adalah sebuah karya sastra Indonesia modern yang menggunakan melodrama adat daerah Bali untuk menghadirkan sebuah dakwaan yang kuat atas komersialisasi masyarakat Bali. Pada satu sisi fokus novel ini adalah ajaran Hindu Bali yaitu karma, sedangkan dorongan tematik yang sebenarnya adalah pada akibat komersialisasi masyarakat Bali. Komersialisasi, menurut penulis, dilambangkan dengan moralitas yang merampas sisi kemanusiaan. Di dalam masyarakat Bali, sebuah etika komersialisasi yang tidak manusiawi akan merubah sisi baik manusia di dalam kehidupan dan masyarakat.

Bahkan seperti kenyataan yang tampak dan dirasakan saat ini, novel “Sukreni, Gadis Bali” menuangkan sebuah pandangan mendalam yang khusus dan suram tentang masa depan pulau Bali yang secara fantastis menentang pandangan konvensional tentang Bali sebagai surga indah yang menjadi impian artis dan para turis.

Pencipta:  A. A. Pandji Tisna

Penterjemah:  George Quinn

Penerbit: Lontar Foundation

Tempat diterbitkan: Jakarta

URL Penerbit: http://www.lontar.org

ISBN: 978-602-9144-05-5

Dibuat: 2012

Linked data

Lontar Digital Libraryjkpklontar-ldl-7260
National Library of Australia130023
LC Control Number99916149
Library Thing3331098
Goodreads2630981-sukreni-gadis-bali
Open Library BookOL152009M

Reviews

Reviews from Lontar Digital Library (Under Construction)

Reviews from Goodreads

Reviews from Amazon Books



Last modified: 2013-06-24 13:04:07