Back to browse | Visualization | New search | Cite | Add to list | Ask a librarian/feedback | Help

SIS

Sis, tentu tak pernah membayangkan bahwa buku-buku miliknya, antara lain Di Bawah Bendera Revolusi kumpulan tulisan Bung Karno dan karya-karya DN Aidit, Ketua CC PKI, akan mengirim dirinya smapai ke Pulau Buru. Tetapi memang itulah kenyataannya. Setelah pecah peristiwa G-30-S yang tak diketahui ujung pangkalnya, dia ditangkap aparat keamanan karena di rumahnya ditemukan buku-buku tersebut. Dia dipaksa untuk mengakui sebagai anggota PKI. Dia menurut saja, dengan keyakinan nanti di sidang pengadilan pengakuannya akan dicabutnya kembali dan dia bebas, karena merasa memang tak pernah ada urusan dengan yang namanya PKI. Ternyata tidak. Dia tak penah diadili, bahkan dikirim ke Salemba, kemudian Tangerang, malah akhirnya sampai ke tempat pembuangan di Pulau Buru. Anaknya sempat kaget ketika sang ayah pulang, karena merasa sudah menjadi anak yatim, akibat datangnya kabar bahwa Sis telah mati.

Publisher: Lontar Foundation

Place of Publication: Jakarta

Publisher URL: http://www.lontar.org

Created: 2001

Preview video


Not available